Saatnya masuk zaman akhir ini, untuk selalu mengakrabkan dengan komunitas yang saling mendukung. Sebab tantangan muslimin ke depan cukup besar dan banyak. Setelah terapan PPKM dan seputarnya, otomatis kondisi para pelaku usaha muslimin pada anjlog dan menurun tajam. Belum lagi pembatasan pembatasan saat beribadah atau memperingati hari besar agama islam yang sering tergabung dalam PHBI juga alami stagnan yang luar biasa. Alhamdulillah, Solo yang pekan ini masuk level-2 PPKM konon kata salah seorang anggota dewan (wakil rakyat) serta himbauan MUI untuk normalitas ibadah musti disambut dengan gembira. Artinya shof shof dalam sholat bisa saling rapat lagi.

jangan biarkan hidup sendirian

Jangan Biasakan Hidup Sendirian, adalah momen yang pas dan tepat mengingat sudah agak merenggangnya hubungan antar komunitas. Dalam satu masjid pun kadang dijumpai mereka yang pakai pelindung mulut semacam masker bisa berseberangan dengan yang sama sekali tak memakai. Apapun kondisinya, insya Alloh semuanya tak berpengaruh terhadap saling menguatnya ukhuwah antar muslimin. Muslim atau mukmin ibarat bangunan saling menguatkan (intisari sebuah hadist) yang mashur. Namun prakteknya ? Musti ada upaya upaya khusus agar tercapai niatan itu. Kerenggangan pasti ada, namun jangan sampai memutuskan tali silaturrahim yang justru nilainya cukup besar dibanding masing masing bertahan dengan ego dan privasinya.


Wallohu A'lam