Bid'ah Hasanah Dalam Pingpong Yang Penuh Berkah. Yang dimaksud disini adalah - ganti gagang baru dari bahan bekas yang memang jarang dilakukan para pemain. Tulisan ini masuk blog cahpondokkan, mengingat memori masa kecil sejak SD memang sudah hobi atau suka pingpong. Sebagai anggota keluarga komplek ponpes Nirbitan era 80-90 tak asing dengan meja pingpong bekas meja makan anak anak pondok. Dan hobi ini masih berlangsung disamping mengikuti pengajian pengajian pada umumnya. Back To Ba20sic, demikian ungkapan paling tepat. Pendidikan strata-1 tentang teknik pengukuran sudah hampir 15-20 tahun kami tinggalkan mengingat awal 2005 rintis usaha tshirt di Jogja dan Solo. Namanya merintis, praktis musti konsern dan total all time karena barang baru dan tantangan baru usai jalani kerjaan di project oil company.
![]() |
| gagangnya barang bid'ah hasanah |
Mereparasi lapisan antar muka bed (kayu : blade) yakni BH (back hand) dan FH (Fore Hand) mungkin masih banyak yang lakukan. Apalagi negri kita +62 kelewat kreatif hingga modifikasi pun merambah alat alat olah raga tujuannya menyulitkan lawan...hehehehe. Pokok intinya menang dengan trik yang tepat. Sementara yang kami lakukan justru akan menambah perform permainan karena tampilan gagang (handle) yang memang kami sukai yakni bentuknya klasik habis. Mirip dengan blade (kayu) sultan Viscaria dan lain lainnya yang harganya sudah diluar ambang batas. Blade bawaan atau aselinya yang kami punyai dari HRT dan sudah operasi total lapisan BH dan FH karena ada kerusakan (dent) di pinggir pinggir permukaan. Pengerjaan dilakukan Lik Yo yang sudah malang melintang dunia perpingpongan Solo Raya. Beliau penerus alm Bp Sulardi yang wafat beberapa waktu lalu.
Setelah seting selesai hari Rabu tgl 16.09.2026 segera kami lengkapi dengan FH (Fastar G-1, Hitam) dan BH (DHS lama, Merah). Test drive langsung di PTM Pantisuko Colomadu. G-1 nya adalah reward dari Bp Sularto dan Ibu saat liburan ke Eropa bulan lalu, Lemah Teles semoga Sang Khaliq YME Yang Balas kebaikan beliau. Dengan pegangan handle mirip Viscaria sangat nyaman pegangannya, ingat pegang blade saat menjuarai --single veteran solo raya-- 3 tahun silam. Gagang ini persis dengan S-Tiga saat itu yang kami pakai. Penggunaan S-Tiga ini saran dan masukan Bp Wanto Jogja pengelola OPJ (Omah Pingpong Jogja). Kontrol dapat dan buat serang juga masukan baik spin atau keplak (jawa) atau Thor zaman kami masih bocah dulu.
May be inilah bid'ah hasanah yang memberi berkah, karena memanfaatkan barang patah atau rusak dipakai dan dipasang pada senjata (tools) kesayangan untuk melangkah di waktu waktu yang akan datang. Semoga tidak cepat bosan loo Gan......maklum para pemain tarkam (penghobi) amat mudah bosan dan gonta ganti senjata, bukan sejam atau senpi loo....!!

8 Comments
#tel aviv, #spain, all welcome
ReplyDelete#jordan, welcome
ReplyDelete#vietnam, welcome
ReplyDelete#argentina, welcome
ReplyDelete#azarbaiijan, welcome
ReplyDelete#chile, welcome
ReplyDelete#iraq, welcome
ReplyDeletemalam ini bed ini jd wasilah, perantara podium utama solo utara beregu
ReplyDeleteterimakasih sudah atensi