Dari Petrochina Tuban Menoreh Kenal Ayah Ariel Noah, cahpondokkan jadikan tema penting karena memang pernah hidup dan bareng bersama almarhum (Zazmul Irfan) satu lapangan project atau field dalam oil company. Tepatnya Mudi Field Pad-A yang terletak di wilayah Rengel Tuban. Namun keperluan basecamp kami awalnya tinggal di desa pindah ke arah kota disebabkan dekatnya pencarian keperluan dan kebutuhan di lapangan lebih mudah. Kami sebagai team leader mitra Petrochina - Pertamina East Java dengan konsultan survey dari Jakarta PT. Adiyasa Mertani. Konsultan yang sebenarnya tak begitu besar, namun pengelolanya mantan orang penting di PT. Wiratman menjadikan relasi relasi tetap meski dengan bendera berbeda.
![]() |
| info wafatnya ayah ariel noah nazmul irfan/AI |
2 tahun berada di kota Bojonegoro, Tuban menjadikan kenangan yang tak mungkin terhapus begitu saja. Awalnya kami mendapat job dengan posisi sebagai geodetic engineering karena memang syarat menjadi mitra harus ada S-1 Geodesi. Pucuk dicinta ulam tiba, saat vakum job usai dari Cikarang Bekasi (bendera under PT Wiratman Jkt), pulkam ke Solo lalu dikontak kawan lama sdr Anggit, ST adik kelas kami di Jogja dulu. Tahunnya kalau tak salah pas th 2001. Mengisi waktu di Solo kami sambil main nomor cantik seluler dan HP second. Dengan tawaran ke Bojonegoro-Tuban akhirnya dunia seller sementara kami tinggal, masuk dunia lapangan atau project lagi. Adiyasa Mertani menggantikan Elnusa yang habis masa kontrak @2th an kemitraan. Petrochina sendiri memeproleh setelah perpindahan pengelola sebelumnya yakni Devon Energy yang berkedudukan di Amerika. Sebelum Devon dikelola oleh perusahaan kenamaan Santa Fe. Kalau pemirsa suka lagu Bon Jovi ada title lagu ini.
![]() |
| ariel (kiri) dan mendiang sang ayah (kanan) |
BADAI DI SORE HARI
Menjelang suatu hari di saat sore, serta genap sudah Adiyasa Mertani menjadi mitra Pertamina Petrochina Tuban East Java (PPT EJ) diputuskanlah tender untuk survey dan pemetaan kembali. Apakah dengan perusahaan baru atau menggunakan mitra yang lama. Disini kadang berlaku hukum dagang, owner kerja bak penjual mencari barang barang yang otomatis terjangkau dan apalagi lebih murah. Inilah kenapa makin kesana, kadang kadang tender dimenangkan dengan harga lebih rendah walaupun selisih sedikit. Dan betul terjadi keputusan kurang lebih jam 16.00 sore Adiyasa Mertani digantikan oleh yang lainnya. Orang orang dari Pertamina (domestik) yang terlibat keputusan mengusulkan kami untuk diperkerjakan kembali bersama bapak Cokro (Surveyor senior) yang cukup menguasai medan. Informasi dari peserta rapat sekelas superintendent, mengkhabarkan bahwa ada 1 nama yang kurang ACC yakni Larry Emerson. Menurut orang Pertamina, kami selama bekerja diberi nil yakni lampu hijau, sementara Larry punya poin lampu kuning bahkan merah meski cuma 1 lampu saja. Bp Hendra, alumni ITB sebagai Civil Dept juga mengusulkan kami untuk kembali lagi, tetapi sekali lagi Larry tetap pada pendirian semula. Alih alih minta sumber info kenapa Larry ngotot ?. Ternyata kami ada error, miss saat hari ke-3 Lebaran yakni terlambat masuk laut
Palang Tuban usai Jumatan. Woooo.....ini masalahnya. Ok akan kami sampaikan sesuatu yang memang beda kultur antara Indonesia dan Asing.
![]() |
| tim inti survey : supri driver - cokro - ifoel |
KULTUR INDONESIA YANG TURUN TEMURUN
Namanya Hari Lebaran atau Idul Fitri, meski PPT EJ menerapkan aturan ketat jam 06.00 - 18.00 dengan libur sesuai kontrak masing masing. Satu hari libur nasional ini efeknya bisa beberapa hari apalagi di desa, dimana field ataua lapangan eksplorasi berada. Nah, dengan tibanya hari Raya Islam ini driver, 2 tenaga lokal dari 3 personal minta libur 3 harii. Otomatis kami harusnya satu mobil berisi : 1 leader, 1 driver, 3 local labour, 1 Surveyor (lengkap 6 orang) hanya 2 orang saja yang masuk. Driver kami pegang sendiri (kebetulan belajar di lapangan sempat kursus dan lancar), dengan disertai 1 local labour saja. Dan obyeknya di laut, otomatis membuat kami kelelahan total. Habis Jumatan kami sengaja tidur agar pulih dan bisa kerja hingga jam 17.00 an. Tragedi lambatnya kami masuk pantai Palang, ternyata tepat sesudah Jumatan radio sudah menyala adakan pemanggilan pemanggilan. Bahkan tadinya siaran lokal Tuban Bojonegoro, Jakarta pun ikut bergaung gaung untuk mencari Leader dan Surveyor. Hanya 1 kesalahan ini saja sudah membuat Larry Emerson bagai diterjang ombak.....bagaimana dengan perilaku pejabat pejabat kita yang over berulang ulang ?. Inilah kerja di PMA dengan risiko risiko seperti di atas dan sering tak bisa diprediksi dengan seksama. Akan tetapi nilai plus dengan sikon demikian memang bisa bentuk karakter building yang bagus, para alumni pekerja PMA rata rata memang terdidik dengan pola kerja apa adanya, dedikasi tinggi dan pegang kejujuran. Bukan kerja saling ABS apalagi main petak umpet di belakang sambil cari kesempatan dll.
PERTEMUAN KEMBALI DENGAN AYAH ARIEL
2 tahun menjelang Bp Nazmul Irfan pensiunan, kami yang sudah finish job atau putus kontrak dengan PPT EJ pulang kampung dan langsung dengan sisa dana yang ada merintis usaha kaos dengan label zip production dibantu tenaga utama adik istri sebagai key maker (yang menguasai teknis dan produksi). Kami bantu dengan finansial dan marketingnya wilayah Solo sekitarnya. Dimulai tahun 2004, dan setahun kemudian kami sempat dalam sebuah acara keluarga kami misah dan pergi sendiri ke lokasi project PPT EJ dengan bus umum. Kami nginap di teman lama juga, serta bisa pinjam motor untuk jalan jalan lagi menyusuri napak tilas lokasi yang 2 th kami jelajahi. Dan sebuah janjian muncul dan akhirnya bertemulah kami walau sebatas acara makan siang di warung, kami temu dengan almarhum di wilayah lokasi atau base camp utama Mudi Field di Pad-A. Disitu memang ada warung 1-2 amat dekat dengan pintu masuk Pad-A jika jalan pun tak sampai 10 menit. Beliau sampaikan bahwa nanti putranya akan manggung di Bojonegoro sebagai tampil perpisahan ayahnya, miss honour namun operasional tiket akomodasi akan ditanggung panitia dengan tajuk tour Ada Apa Denganmu, sebuah lagu Ariel yang sedang kondang kondangnya saat itu.
SEMOGA KAWAN KAWAN YANG MASIH ADA BISA BACA INI
Saat penulisan tema ini pun diawali dengan lantunan boulevard Dan Byrd pelan pelan di laptop Hawled Packard hibah kawan kami di pondok Nirbitan dulu Bp Muhdi yang sukses jadi konsultan di Jakarta (jasa keuangan, value tax, etc). Semoga kawan kawan lama kami baik di office, Pad-A, lapangan hingga pantai Palang Tuban bisa baca ini akan menjadi memori yang indah saat bertugas atau sudah paripurna baik sebagai tetanaga tetap atau outsourching. Yang tetap seperti : Bp Zaenuri pemilik kost awal kami tinggal di Rengel juga sebagai driver, Ir Musa (HS Dept alumni UPN Jogja), Ir Hendra (Civil Dept alumni ITB), Bp Niko (Civil), Jiwandono (supervisor Civil), Bp Misbah (driver jago keyboard), Bp Kemal (HRD , penyanyi juga asal Padang), Bp Zein pemilik bengkel langganan kami, Kum sang driver utama kami, Bp Pur Jepara perwakilan pemilik mobil sekaligus driver di awal project, Bp Solihin Masjid Taqwa Jetak Rajekwesi Bojonegoro pemilik rumah kontrakan, Reni dan Ibunya RM Padang yang selalu membantu urusan RT kami di Bojonegoro, keluarga Adi Jakarta draftman awal kami, Bp Mundah draftman pendiam yang rajin serta istrinya yang setia nemani bersama Adam anak semata wayangnya, Bp Heru departemen Material lawan utama kami saat pertandingan tenis meja 17 Agustus yang disimak seluruh jaringan JOB Pertamina-Petrochina saat itu. Juga tak lupa kawan 1 office Ibu Anita yang cantik dan sopan serta intelek, Bp Rahmad foto copy manpower. Dan tentunya Bp Ariel Noah sendiri yang sekarang sudah menjadi ayah dari gadis yang sudah tumbuh dewasa.
Allohummaghfirlahu Warhamhu Wa'afihi Wa'fu Anhu, Amin YRA buat alm Bp Nazmul Irfan, semoga diterima segala amal amalnya dan diampuni segala kesalahan dan kehilafan selama di dunia. Doa ini juga buat alm Roni, driver cadangan kami juga putra dari pemilik RM Padang di Jetak yang wafat 2 tahun setelah kami pulkam Solo-Jogja.
Walahumul Fatihah







4 Comments
#dominican republic, welcome
ReplyDelete#bangladesh, welcome
ReplyDelete#uzbekistan, welcome
ReplyDelete#ukraine, welcome
ReplyDeleteterimakasih sudah atensi