Acara berkala berupa reuni serta pengajian antar alumni SMP Al Islam angkatan '84, telang berlangsung Ahad tanggal 7 Juni 2026 lalu. Bertepatan dengan 21 Dzulhijah 1447 H. Kali ini yang punya hajat atau sohibul hajah adalah kelas 1D atau tempat dimana cahpondokkan dahulu berkelas saat di Begalon Surakarta. Sempat agak maju mundur juga rencana hajatan ini, antara diadakan individu sebagai kelas atau digabungkan dengan grup umum atau yang diadakan pengurus. Berkat usaha, ihtiyar serta idzin Alloh SWT bertempat di sebuah warung wedangan yang cukup luas di seputar Paragon, acara tersebut bisa berjalan dengan semestinya.
![]() |
| sebagian peserta yang hadir dari klas 1B |
Dihadiri lebih kurang 80 an personal baik keluarga atau secara personal saja, cukup menjadikan program ini alhamdulillah terlaksana. Tepatnya warung Kobar. Konon katanya wedangan ini milik kawan alumni juga sdr Jauhar atau Sofiyah. Kita Pernah Muda Kata Mas Yai Rubai, diambil tema karena sempat disentil oleh pengajian inti yang disampaikan al mukarom KH Ruba'i yang juga alumni kelas 1 D. Beliau selepas SMA sempat mondok di ponpes Sarang Rembang Jawa Tengah. Jika menyimak ceramahnya, para pembaca budiman silakan cek juga beberapa ceramah almukarom alm KH Maemun Zubeir, hampir mirip. Terutama sapaaan....Nggih To Nggih.....!!!
Dengan gaya bahasa yang khas pengajian ala tradisional, ternyata lebih mendekatkan antara penyampai dengan pendengar. Kegiatan semacam ini juga banyak dilaksanakan oleh seluruh anfkatan yang ada, di lingkup alumni baik SMP Al Islam Begalon atau SMA Al Islam Honggowongso. Dari yang murni seperti reunian dan pengajian, hingga ada sebuah angkatan yang mengadakan tour bersama di luar kota dengan sponsor utama mereka yang kebtulan balung kuat diantara angkatan.
Rekaman pengajian yang disampaikan Mas Yai Rubai bisa didengarkan disini : klik saja (dlm bentuk audio atau mp3)
Beliau sebagai nara sumber mengambil sampel atau contoh sahabat sayidina Umar Bin Khotob RA sebagai kisah teladan yang pantas diambil hikmahnya., serta pentingnya hidup bersama Al Quran. Dari penulis bisa ditambahkan teladan Umar RA di tulisan ini. Semoga menjadikan manfaat dan berlanjut tali silaturahim di waktu waktu yang akan datang.
Allohumma Amin.


0 Comments
terimakasih sudah atensi